Ini adalah sebuah pengalaman yang boleh dibilang memalukan. Suatu ketika aku merawat seorang pasien, dengan perkembangan kondisinya hari demi hari semakin menurun. Kemudian dokter menganjurkan pasien tersebut untuk dilakukan test VDRL, tanpa pikir panjang aku segera memanggil petugas laboratorium untuk melakukan pemeriksaan test tersebut.
Tidak lama kemudian ada keluarga pasien yang bertanya tentang pemeriksaan test darah yang baru saja dilakukan. Terus terang saat itu aku belum tahu manfaat dan tujuan dari pemeriksaan VDRL yang dianjurkan dokter, tetapi untuk memberikan penjelasan kepada keluarga pasien aku jawab saja bahwa pemeriksaan tersebut diperlukan untuk menentukan penyebab dari penyakitnya keluarganya tersebut.
Setelah itu aku berpikir sendiri, test VDRL itu sebenarnya untuk apa? Kemudian aku bertanya kepada teman-teman tapi semuanya tidak ada yang tahu tujuan dari pemeriksaan tersebut. Dan ini menurut saya cukup memalukan. Setelah pulang ke rumah aku segera membuka internet untuk melakukan browsing tentang VDRL. Dan berkat mesin pencari google akhirnya aku mendapatkan info tentang VDRL di http://www.explaju.com yang penjelasannya adalah sebagai berikut:
VDRL adalah singkatan dari test Venereal Desease Research Laboratory dan merupakan test untuk mengetahui adanya infeksi sifilis.
Seperti diketahui sifilis terdiri dari beberapa tahapan:Tidak lama kemudian ada keluarga pasien yang bertanya tentang pemeriksaan test darah yang baru saja dilakukan. Terus terang saat itu aku belum tahu manfaat dan tujuan dari pemeriksaan VDRL yang dianjurkan dokter, tetapi untuk memberikan penjelasan kepada keluarga pasien aku jawab saja bahwa pemeriksaan tersebut diperlukan untuk menentukan penyebab dari penyakitnya keluarganya tersebut.
Setelah itu aku berpikir sendiri, test VDRL itu sebenarnya untuk apa? Kemudian aku bertanya kepada teman-teman tapi semuanya tidak ada yang tahu tujuan dari pemeriksaan tersebut. Dan ini menurut saya cukup memalukan. Setelah pulang ke rumah aku segera membuka internet untuk melakukan browsing tentang VDRL. Dan berkat mesin pencari google akhirnya aku mendapatkan info tentang VDRL di http://www.explaju.com yang penjelasannya adalah sebagai berikut:
VDRL adalah singkatan dari test Venereal Desease Research Laboratory dan merupakan test untuk mengetahui adanya infeksi sifilis.
1. Sifilis Primer(4-6 miggu)
2. Sifilis Sekunder
3. Sifilis Laten (tanpa gejala)
4. Sifilis Lanjut(setelah bertahun-tahun)
Sifilis lanjut dapat menyebabkan sifilis pada saraf(setelah 2-20 bulan) dan pembuluh darah(setelah 7 tahun) sehingga antara lain dapat menyebabkan gejala stroke(setelah 20 tahun) sehingga memerlukan perawatan.
Indikator untuk perawatan/pengobatan adalah adanya test VDRL yang positip sebagai skrining awal.
Setelah selesai pengobatan terhadap sifilis maka kembali dilakukan test VDRL yang biasanya menjadi negatif setelah setahun sembuh.
Sifilis sering juga berkombinasi dengan penyakit menular seksual lainnya seperti Gonoerhoe.
Nah begitu, rupanya dokter tadi mencurigai adanya penyakit kelamin sebagai penyebab dari melemahnya kondisi pasien tersebut… hehehe…jadi malu, untung saja aku tidak salah menjawab pada keluarga pasien…
Untuk yang mempunyai pengetahuan lebih tentang test VDRL boleh ditambahkan di kotak komentar. Terima kasih.


1 komentar:
Kalo di singapore orng yg mndapatkan perawatan vdrl stiap minggunya hrs di lakukan injeksi..sampe minggu ke 3 dinyatakan sembuh...
Posting Komentar