Karya tulis ini dibuat dengan latarbelakang masih tingginya jumlah penderita post Hernioraphy dengan jumlah 200 kasus atau 80,6% dari kasus Hernia yang ada di Rumah Sakit Umum Sumedang. Tujuan penyusunan Karya Tulis ini untuk memperoleh gambaran secara nyata dalam melaksanakan asuhan keperawatan secara komprehensip meliputi bio, psiko, sosial dan spiritual, melalui proses keperawatan yang terdiri dari pengkajian, diagnosa, perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi.
Masalah keperawatan yang mungkin muncul pada klien pasca hernioraphy menurut teori yaitu pola nafas tidak efektif, resiko tinggi volume cairan, gangguan rasa nyaman nyeri, gangguan integritas kulit, gangguan mobilitas fisik, kurangnya perawatan diri, kurang pengetahuan tentang kondisi prognosis dan pengobatan.
Setelah dilakukan asuhan keperawatan pada klien Tn. A selama lima hari didapatkan masalah yaitu gangguan rasa nyaman nyeri, gangguan oksigenisasi; ventilasi O2, gangguan keseimbangan cairan; kurang dari kebutuhan, gangguan integritas kulit, gangguan pemenuhan ADL personal higiene, resiko gangguan pemenuhan nutrisi, resiko kegagalan perawatan dirumah. Setelah dilakukan asuhan keperawatan selama lima hari dari tujuh masalah keperawatan yang muncul pada Tn. A, enam masalah teratasi dan satu masalah belum teratasi yaitu gangguan integritas kulit dikarenakan untuk kesembuhan luka operasi memang memerlukan waktu yang lama untuk bisa sembuh sampai kering.
Untuk mendapatkan hasil yang optimal diperlukan adanya upaya peningkatan kualitas keperawatan sarana dan prasarana yang menunjang terhadap pelaksanaan keperawatan dan kerjasama yang komprehensip dari perawat, tim kesehatan lain dan keluarga sehingga dapat memberikan asuhan keperawatan pada Tn.A dengan optimal.
Daftar Pustaka: 7 buah (1995 – 2001)
Contoh KTI pada kasus Hernia Incarserata dapat di download pada link di bawah ini:
DOWNLOAD

