Selasa, 20 Juli 2010

Askep Pada Pasien Dengan Hipoparatiroid

Pengertian:

Hipoparatiroid adalah defisiensi kelenjar paratiroid dengan tetani sebagai gejala utama (Haznam.1991).

Hipoparatiroid adalah hipofungsi kelenjar paratiroid sehingga tidak dapat mensekresi hormon paratiroid dalam jumlah yang cukup. (Guyton, 1995).

Etiologi:

Hipoparatiroid primer: pada anak-anak dibawah umur 16 tahun, jarang sekali.

Hipoparatiroid skunder: terjadi setelah tindakan strumektomi karena kelenjar paratiroid ikut terekresi.

Gejala Klinik:

Gejala utama adalah reaksi neuromuskuler yang berlebihan yang disebabkan oleh kalsium serum yang rendah keluhan penderita ± 70 % adalah tetani.

1. Laten tetani: Mati rasa, tingling, kram pada tangan dan kaki.

2. Over tetani: bronchospasme, laringospasme, spasme carpopedal, dispagia, potophobia, cardiac disritmia.

3. Gejala lain:

- Gangguan emosional: cemas, mudah marah, defresi .

- Perubahan tropik pada ectoderm: rambut jarang dan cepat putih, kulit kering dan permukaan kasar, kuku tipis.

Pada pemeriksaan reflek patologis terdapat:

a. Erb sign:

Dengan stimulus listrik kurang dari lima mili-amper sudah ada kontraksi otot (normal 6 mili-ampere)

b. Chvostek’s sign:

Ketokan ringan pada nervous facialis (di depan telinga tempat keluarnya dari foramen stylo mastoideus) menyebabkan kontraksi otot muka.

c. Trousseau’s sign:

Jika sirkulasi di lengan ditutup dengan manset dalam 3 menit tangan menjadi spasme carpopedal.

d. Peroneal sign:

Perkusi bagian lateral fibula akan terjadi dorsofleksi dan adduksi dari kaki.

Askep Hipoparatiroid secara lengkap, silahkan klik link di bawah ini :



download

0 komentar:

Posting Komentar